PC TIDAR Kutim Berbagi Menjelang Menyambut Idul Fitri

SANGATTA- Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (PC TIDAR) Kabuapten Kutai Timur (Kutim) melakukan kegiatan berbagi berkah ditengah pandemi covid-19 dan menjelang hari raya Idulfitri 1442 H. Acara yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Sangatta Utara, Sabtu (02/05/21).

Penyerahan bingkisan paket sembako di pimpin langsung oleh ketua TIDAR Kutai timur Habibi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 bagi warga tidak mampu.

“Bulan penuh berkah ini menjelang hari raya idul Fitri kami melakukan aksi sosial,” sebutnya.

Dimana bingkisan paket sembako merupakan bantuan dari Budisatrio Djiwandono Anggota DPR RI fraksi Gerindra.

“Kami membagikan bingkisan lebaran untuk masyarakat melalui Budisatrio Djiwandono Anggota DPR RI fraksi Gerindra. Kami salurkan bantuan bingkisan untuk masyarakat tidak mampu di masa pedemik kurang lebih 1.000-2.000 pcs per bulan tersebar di Kalimantan timur salah satunya di Kutim,” ucap Habibi.

Dijelaskan bahwa TIDAR merupakan organisasi sayap partai Gerindra yang bergerak untuk kegiatan anak anak muda Indonesia Raya di Kutim.

“Kami selama ini masuk dalam binaan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kutim. Ini merupakan sumbangsih dari pak Budisatrio Djiwandono. Bantuan ini murni inisiatif pak Budisatrio sebagai anggota DPR-RI fraksi Gerindra sebagai wujud kepedulian kami pada kader dan masyarakat sekitar” ujar Habibi.

Menurutnya, di Kutim banyak masyarakat yang terdampak Covid-19 khususnya yang tidak mampu dan lesunya ekonomi menjelang lebaran.

Habibi berharap, dengan adanya bantuan ini sedikit nya dapat membantu mereka, sedikitnya membantu kader dan masyarakat sekitar.

“Menjelang Idul Fitri tahun ini. Kedepannya, TIDAR Kabupaten kutim merencanakan akan menggelar kegiatan Peduli Pandemi, bagi warga terdampak pandemic Covid-19,” pungkasnya.

Penyerahan paket lebaran,di sertakan mensosialisasikan terkait larangan mudik kepada kader dan masyarakat sekitar.

“Suasana lebaran tahun ini sama dengan tahun lalu karena masih ada ancaman Covid-19, karena itu masyarakat diminta menahan diri dalam bersilaturahmi karena suasananya masih pandemi,” katanya.

Menurut dia, masyarakat bisa tetap bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman masing-masing secara daring melalui berbagai aplikasi ponsel. Ia berharap masyarakat bisa memahami larangan mudik Lebaran 2021 sebagai bentuk pengorbanan demi kehidupan yang lebih baik.

“Inilah bagian dari pengorbanan kita untuk masa depan yang lebih baik dan lebih aman. Ada banyak negara yang sekarang menghadapi gelombang kedua dan ketiga Covid-19, dan saya tahu masyarakat patuh imbauan pemerintah,” ujarnya.

Seperti diwartakan, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *