Cetak Generasi Tangguh, Taruna SMKN 2 Sangatta Utara Siap Jadi Pelopor Keselamatan
SANGATTA- Komitmen menciptakan generasi muda yang tertib berlalu lintas terus diperkuat melalui program Pama Safe School. PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Area Kutai Timur (Kutim) berkolaborasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Kutim menggelar edukasi keselamatan berkendara di SMK Negeri 2 Sangatta Utara, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut turut diikuti 94 siswa taruna dan taruni. Adapun materi yang diberikan mencakup sosialisasi safety riding, pemahaman rambu lalu lintas, hingga coaching clinic praktik ujian SIM. Hal itu bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini, keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama.
Kepala SMKN 2 Sangatta Utara, Mustari turut menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. Ia menegaskan bahwa disiplin berlalu lintas merupakan cerminan integritas pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
“Keselamatan bukan sekadar mengikuti aturan, tetapi bagian dari karakter dan integritas siswa kami,” tegas Mustari.
Perwakilan CSR PAMA Area Kutai Timur, Rafael Aryawinang, menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi nyata pilar keselamatan perusahaan dan bagian dari visi Pama Safe School. Sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan dinilai penting untuk membangun budaya K3LH (Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup) yang berkelanjutan.
“Kami berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar menerapkan prinsip keselamatan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Rafael.
Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kutim, Ipda Sasnural menekankan, pentingnya persiapan sebelum berkendara. Ia mengingatkan para siswa agar selalu memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum turun ke jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan.

“Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan kendaraan layak jalan, karena kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” pesannya.
Melalui simulasi dan diskusi interaktif para taruna dan taruni dibekali pemahaman tentang etika berlalu lintas serta risiko pelanggaran di usia produktif. Kolaborasi ini diharapkan menjadikan SMKN 2 Sangatta Utara sebagai pelopor sekolah berbasis keselamatan di Kutim sekaligus mencetak lulusan yang bertanggung jawab dan berbudaya tertib lalu lintas.
“Dengan edukasi berkelanjutan, kami optimistis generasi muda Kutim dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keselamatan jalan raya,” tutupnya.