Menyongsong Peluang Kerja Pembangunan Pabrik Metanol di Bengalon

KILASKALTIM.COM, SANGATTA– Proyek industrial metanol akan di bangun dengan tiga perusahaan besar, yakni PT Bakrie Capital Indonesia (BCI), PT Ithaca Resources, dan Air Products. Ketiga perusahaan raksasa itu akan berkolaborasi membangun pabrik metanol di Batuta Industrial Chemical Park, di Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Proyek industrial metanol tersebut di proyeksi senilai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 30 triliun. Industri hilir batu bara pertama di Bumi Etam ini dicanangkan akan beroperasi pada 2024 mendatang.

Berdasarkan kontrak jangka panjang, PT BCI dan PT Ithaca Resources akan memasok bahan baku berupa batubara dan telah berkomitmen mengambil alih produksi metanol untuk dipasarkan di Indonesia.

Menanggapi wacana adanya rencana investor besar yang akan masuk ke Kutim tentu menjadi peluang lapangan pekerjaan utamanya bagi tenaga kerja lokal. Hal tersebut sebagaimana direspon oleh Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang.

“Tentu ini adalah peluang besar bagi Kaltim terutama Kutim. Selain daerah dikenal juga secara otomatis menjadi peluang tenaga lokal yang harus menjadi perioritas,” bebernya.

Dikatakan Wabup Kasmidi bahwa peluang ini sangat menguntungkan utamanya bagi generasi anak-anak cucu nantinya. Mereka dapat bekerja di perusahaan yang telah dicanangkan tersebut.

Untuk diketahui, bahan baku metanol memang sangat dibutuhkan dalam industri tekstil, plastik, resin sintetis, farmasi, insektisida, dan plywood. Metanol juga berperan sebagai antifreeze dan inhibitor dalam kegiatan migas.

Bicara terkait dampak lingkungan, pihaknya menegaskan ketika investor telah masuk tentu sudah ada pengkajian terlebih dahulu.

“Tentu hal ini bukan sebuah ancaman melainkan peluang dan keuntungan bagi kita di daerah. Mereka pun tentu sudah mengkaji hal ini,” sebutnya.

Terpisah, Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kutim, Syaiful Ahmad mengatakan bahwa pihaknya telah mendukung pelayanan perizinan dengan adanya proyek industrial metanol tersebut yang masuk ke Kutim.

Diakui, wilayah Kutim merupakan tempat yang tepat untuk melakukan investasi. Pasalnya hampir semua investasi bernilai besar ada di Kutim.

“Sampai saat ini dalam perjalanan beberapa tahun terakhir ini kami di tekankan agar mempercepat pelayanan dan kami menjaga agar investor betul-betul memberi kepercayaan kepada kami,” sebutnya.

Selain itu juga, kawasan Kecamatan Bengalon merupakan wilayah yang memiliki potensi besar karena lokasinya berada pada laut dalam, sehingga metanol yang diproduksi untuk dikirim ke berbagai negara akan terlaksana dengan cepat.

“Semoga dengan adanya pabrik pengolahan metanol yang ada di Kutim, kedepan diharapkan dapat menguntungkan bagi daerah maupun negara tentunya,” tukasnya. (kls)

Bagikan Artikel

1 Respon

  1. kaderi berkata:

    apakah sudah terbuka lowongan kerja?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *