Anggota Dewan, Yusuf T Silambi: Wajib Transparan Pengangkatan Pagawai

Kutim- Anggota Lengisaltif Kutim, Yusuf T Silambi meminta agar Pemerintah lebih transparan dalam Pengangkatan pegawai yang semula TK2D menjadi PPPK.

Anggota Fraksi PDIP ini meminta agar sistem perekrutan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) lebih secara transparan.

Sekretaris Komisi A DPRD Kutim berharap agar pemerintah dapat menampung pegawai dengan perjanjian kerja sesuai keahlian masing-masing. Sehingga orang yang lulus dari seleksi PPPK betul-betul lulus secara murni tanpa ada istilah titipan maupun lobying.

Tetap mengutamakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas. Karena sekarang ini sistemnya sudah ketat dan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Bagi mereka yang memiliki kualitas dengan melihat sisi akademis, attitude dan personality yang bagus maka sepantasnya diberi kesempatan,” bebernya.

Apalagi bagi mereka yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun lamanya. Meskipun dalam rekrutmen PPPK menjadi perioritas bagi mereka yang sudah mengabdi.

Untuk itu, berharap agar mereka terus tingkatkan kualitas untuk siap bersaing. Jadi mereka yang rajin masuk dan SDMnya mumpuni harus menjadi perhatian khusus pemerintah untuk diperioritaskan dan harus didukung dan diperjuangkan.

“Namun bagi mereka yang malas tentu harus menjadi evaluasi agar menjadi intropeksi untuk menjadi yang lebih baik,” pintanya.

Memang butuh proses untuk mencapai tingkat kualitas terbaik. Jadi memang harus ada evaluasi pemerintah untuk menilai kinerja para TK2D untuk di angkat menjadi PPPK agar memiliki kinerja yang maksimal.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar kesejahteraan pegawai juga diperhatikan sebab kinerja yang baik juga harus ditopang SDM yang berkualitas dan didukung taraf kesejahteraan sebagaimana mestinya.

“Jangan sampai gaji atau upah mereka terjadi penunggakan lagi seperti yang pernah terjadi pada sebelumnya. Mereka bekerja mengharap gaji saja,” tukas dia. (adv/kls)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *