Ketua DPRD Kutim Setuju Nama Pabrik Semen Dipilih Brand Lokal

SANGATTA- Mendapatkan usulan dari Masyatakat, Ketua DPRD Kutim, Joni. Merespon baik hal itu bahkan secara pribadi menyepakati jika nama daerah bisa menjadi bagian dalam produk semen.

Ia mecontohkan seperti Semen Gresik, Bosowa dan Semen Padang, yang mengedepankan itentitas lokalnya.

“Saya nilai juga bagus usulan dengan memakai nama daerah,” tegas Joni.

Joni meyakini, adanya nama daerah bisa menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat. Lantaran suatu daerah bisa dikenal secara nasional jika benar bisa dikabulkan nantinya. Apalagi sudah banyak contoh nama daerah yang dipakai dalam industri semen.

“Jadi saya rasa tidak masalah dan bisa saja dipenuhi pihak perusahaan,” katanya.

Menjadi ring satu Desa Selangkau dan Sekerat yang bakal menjadi tuan rumah bagi pabrik semen pertama di Kalimantan. Sehingga warga sekitar berharap agar nama pabrik maupun produk semen nantinya mewakili nama daerah.

Munculnya suara dari warga Selangkau itu, pasca beredarnya informasi jika nama produk yang bakal dipasarkan nanti yakni “Singa Merah”.

Warga sekitar pabrik sedikit tidak sepakat. Mereka pun mengajukan permohonan ke DPRD Kabupaten Kutai Timur agar nama daerah bisa masuk dalam brand semen nantinya.

DPRD Kutim juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Para legislator meminta agar usulan warga ini bisa disampaikan langsung ke perusahaan. Mengingat instansi tersebut yang mengurus perizinan dari pabrik semen nantinya.

“Saya sudah sampaikan usulan ini. Saya harap bisa ditindaklanjuti perusahaan,” jelasnya. (Adv)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *