Hadir di Musrenbang Sangatta Selatan, Anggota DPRD Kutim, Novel Tanggapi Pelayanan Kesehatan

SANGATTA- Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga saat ini memiliki 21 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 18 Kecamatan serta memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta.

Namun sarana dan prasarana tenaga kesehatan dari pedesaan menuju ke Kota Sangatta menjadi sorotan oleh anggota DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan yang juga politisi asal partai Gerindra.

Sebagaimana diketahui, ia juga berprofesi seorang dokter mengusulkan kepada pemerintah agar sektor kesehatan lebih mendapat perhatian.

Menurutnya, setiap puskesmas harus memiliki tiga kendaraan sebagai alat transportasi yang digunakan sesuai dengan peruntukkan.

Kendaraan yang pertama adalah mobil jenazah. Apabila terdapat pasien yang dirawat inap di Puskesmas, lalu meninggal. Jenazah tersebut bisa dibawa pulang oleh keluarga menggunakan mobil jenazah dari Puskesmas.

“Jangan seperti yang ada di televisi harus dibopong naik mobil L300 atau naik motor. Kan malu pemerintah,” tutur Novel.

Selain mobil jenazah, mobil operasional juga dibutuhkan oleh sejumlah puskesmas yang di Kutim.

Mobil operasional digunakan untuk pelayanan keliling, baik Posyandu, imunisasi. Termasuk juga mengambil obat-obatan serta alat kesehatan dari dinas kesehatan di Kabupaten untuk dibawa ke Puskesmas.

Mobil itu juga yang nantinya dipakai oleh dokter dan paramedis untuk kebutuhan lain seperti pertemuan di tingkat kabupaten.

Kendaraan yang terpenting adalah ambulans. Ambulans dikhususkan sebagai alat transportasi ketika merujuk pasien dari puskesmas ke rumah sakit yang lebih tinggi.

“Banyak itu saya lihat ambulans-ambulans yang dari kecamatan-kecamatan, mereka pakai ke kabupaten untuk pertemuan. Jangan pakai ambulans,” ujarnya. (Adv)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *