Bapenda Prihatin Tenaga Medis Hingga Sumbang 230 APD

KILASKALTIM.COM,Kutai Timur– Pemkab Kutim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turut membantu terhadap petugas yang menangani Corona Virus Disease (Covid-19). Sehingga dengan terbatasnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Kutim maka pihaknya ikut menyumbangkan 230 APD untuk tenaga kesehatan Kutim.

Penyerahan ratusan APD tersebut secara simbolis diserahkan Kepala Bapenda Kutim Musyaffa kepada Bupati Kutim Ismunandar ditengah peresmian renovasi gedung Bapenda Kutim Rabu (15/4/2020).

Kepala Bapenda Kutim Musyaffa mengatakan sumbangan APD tersebut merupakan inisiatif setiap pegawai Bapenda. Wujud kepedulian kepada tim medis yang merupakan garda terdepan ydalam menangani pandemi Covid-19.

“Semoga dengan adanya bantuan APD ini bisa menginspirasi setiap instansi yang ada untuk ikut membantu para petugas medis di lapangan. Dengan menyumbang APD untuk tenaga medis. Sebab, jika semua OPD bisa bantu, itu akan sangat mendukung upaya bersama dalam memerangi virus Corona,” jelas Musyaffa.

Terkait pelayanan pajak di tengah pandemi Covid-19 via online. Sehingga wajib pajak (WP) tidak perlu datang ke kantor. Cukup melalui daring dan whats app. Kecuali apabila ada yang harus ditandatangani oleh Kepala Bapenda atau penjabat teknis.

Meski kantor tetap buka, namun tidak melayani WP. Pihaknya menyediakan tiga orang petugas dengan batas waktu pelayanan yang sudah tertera. Untuk daring tetap bisa dilayani hingga sore.

“Apabila ada yang datang ke kantor akan kita suruh kembali pulang. Kemudian diarahkan (pelayanan) melalui online atau whatshap,” tandasnya.

Sebelumnya Bupati Kutim Ismunandar meminta agar pelayanan Bapenda yang selalu signifikan. Apalagi pendapatan asli daerah (PAD) mengalami penyusutan dengan adanya wabah Covid-19.

“Jadi pelayanan yang diberikan selama masa Covid-19 ini tetap maksimal. Dengan mengoptimalkan pelayanan melalui sistem online (daring) sebagai salah satu cara antisipatif mencegah penyebaran Covid-19. Tentu dengan adanya gedung baru diharapkan pelayanan juga semakin optimal kedepannya,” paparnya.

Disamping itu, Ismu juga berpesan kepada pembayar pajak, tidak harus datang ke gedung baru Bapenda Kutim melakukan penyetoran dana pajak. Tetapi bisa memanfaatkan sistem daring yang sudah ada di aplikasi Bapenda Kutim. (kls)

https://www.facebook.com/101829148148775/posts/115379586793731/

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *