Bupati Lantik Direktur RSUD Kudungga

Kutim– Usai mendapat keluh kesah dari sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) akhirnya Pemkab Kutim mengeluarkan kebijakan yang pada akhirnya melakukan resuffle pucuk pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga.

Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah Sulaiman kembali melantik jabatan administrator direktur RSUD Kudungga yakni dr Yuwana menggantikan dr Anik Istiyandari  yang berlangsung di ruang Tempudau Kantor Setkab Kutim, Selasa (9/11/2021).

Hal itu berdasarkan Keputusan Bupati Kutim Nomor: 821.2/625/BKPP-MUT/XI/2021 Tentang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dalam jabatan administrator di lingkup Pemkab Kutim.

Bupati Kutim melantik dua pejabat administrator diantaranya, dr Anik Istyandari sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dan dr Hj Yuwana Sri Kurniawati sebagai Direktur RSUD Kudungga Sangatta.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan proses mutasi dan rotasi pejabat dalam pemerintahan adalah hal yang lumrah. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk penyegaran dalam suatu organisasi.

“Setelah memperhatikan dengan seksama situasi yang berkembang. Serta dinamika yang terjadi belakang ini,” sebutnya.

Proses mutasi dilakukan setelah mendapat pertimbangan dan rekomendasi dari Tim Majelis Kode Etik serta Tim Penilai Kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Diakui, pihaknya masih memerlukan pembenahan diberbagai bidang. Maka dari itu berharap kepada pejabat baru agar dapat segera menyelesaikan tugas-tugas yang masih memerlukan penataan dan pembenahan.

“Membuat perencanaan strategis untuk langkah yang akan ditempuh. Demi mewujudkan visi misi Pemerintah. Bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab dan menjaga harkat martabat sebagai abdi negara,” tukasnya.

Selaku direktur, dr Yuwana akan segera memperbaiki sistem kualitas pelayanan kepada masyarakat dan langsung bekerja sesuai dengan tupoksinya sebagai pelayanan kesehatan. Pihaknya akan segera melakukan rapat internal dengan jajaran manajemen RS.

“tetap kami akan merangkul semuanya untuk bersama-sama mewujudkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” imbuh dia.

Akan berupaya melakukan pelayanan kepada pasien serta pembenahan fasilitas kesehatan juga menjadi prioritas utama dalam perbaikan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,

“Akan mewujudkan suasana tempat kerja yang nyaman bagi seluruh pegawai dan pasien rumah sakit,” tutup dia. (adv)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *