Wedding Organizer Pilih Konsep Resepsi Drive Thru, Cocok saat Situasi Covid-19
Kutim- Momen indah datang dari pasangan pengantin Andrew Branch Silambi dan Jeni Rangga Popang yang melangsungkan resepsi pernikahan pada masa pandemi Covid 19.
Resepsi pernikahan ini berlangsung dengan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat sebab sedang pemberlakukan pembatasan masyarakat skala mikro (PPKM). Namun hal tak mengurangi kesakralan prosesi pernikahan.
Resepsi pernikahan pasangan Andrew dan Jeni dengan konsep Drive Thru ini digelar di halaman parkir Hotel Royal Victoria Sangatta Utara pada Kamis (8/7/21) lalu.
Koordinator (Koord) Wedding Organizer (WO) Debby Ariessa Krisma Repi menuturkan bahwa konsep acara drive thru layaknya memesan makanan cepat saji. Tiba ke lokasi resepsi, ada petugas yang melayani mendata undangan.
Selanjutnya tamu undangan yang datang tidak harus turun dari kendaraan baik roda empat maupun roda dua, selanjutnya diarahkan untuk mengambil makanan dan suvenir yang telah disediakan untuk dibawa pulang.
“Kemudian tamu undangan diarahkan untuk memberi ucapan selamat kepada mempelai. Namun tetap berada di atas kendaraan. Undangan hanya membuka kaca jendela bagi roda empat, sedangkan roda dua tidak perlu turun dari motornya,” sebutnya.
Pemberian ucapan salam hanya diberikan dari jarak jauh pada mempelai di pelaminan berserta. Untuk memberikan ucapan selamat kepada mempelai.
Sementara bagi yang ingin swafoto, tamu diperbolehkan berhenti sejenak lalu mengambil foto. Tentunya tidak berdampingan dengan pengantin seperti biasa.
Melainkan berada di bawah panggung pelaminan. Selama dua hari acara sukses mendatangkan kurang lebih 5 ribu orang tamu undangan secara bergantian.
“Sementara kedua mempelai bersama kedua orang tua tetap berada di atas pelaminan. Cukup memberi aba-aba selanjutnya tamu undangan mengarah kearah keluar,” paparnya.
Sebelum pelaksanaan resepsi pihaknya telah menkonsep sedemikian rupa hingga memilih konsep secara Drive Thru. Para tim dilakukan Rapid terlebih dahulu hingga memilih vendor yang secara profesional untuk melancarkan acara.
“Jadi pelaksanaaan resepsi ini telah kami siapkan konsep bahkan hanya butuh waktu singkat setelah ada perubahan dari konsep sebelumnya. Tentunya dengan antisipasi agar sesuai protokol kesehatan,” paparnya.
Diakui, karena ini konsep wedding secara Drive Thru pertama kalinya khususnya di Sangatta sehingga memang kesulitan untuk memahamkan bagi orang-orang bahwa konsep ini lebih aman dan cocok saat situasi pandemi Covid-19.
“Harus memahamkan ke orang-orang apalagi mereka yang masih awam tentang konsep ini. Padahal konsep ini lebih representatif bagi mereka yang ingin melangsungkan pernikahan,” sebutnya.
Bahkan mengakui konsep ini lebih aman karena salam sekali tidak ada kontak fisik selain itu, konsep ini tidak hanya bagi mereka kalangan menengah keatas tapi juga menengah kebawah.
“Kalau masalah lelah sudah pasti karena durasi acara hingga dua hari berturut-turut tapi bagaimana penyelenggara acara dapat menjalankan tugas dengan baik,” tandasnya.
Sementara orang tua mempelai pria, Yusuf T Silambi menuturkan bahwa pihaknya mengusulkan beberapa opsi sebelum acara pernikahan ini yang mana bisa dipilih untuk menghindari kerumunan serta menjaga jarak untuk acara pernikahan putranya.
“Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta Dandim 0909/Sangatta, kami memilih wedding Trive Thru ini karena sudah pilihan terbaik dimasa pandemi Covid 19,” bebernya.
Yusuf T Silambi, juga Angggota DPRD Kutim ini mengaku pihaknya telah mempersiapkan ribuan undangan untuk menghadiri acara resepsi tersebut. Sehingga pemisahan sesi undangan ini dilakukan, selain meminimalisasi kepadatan, juga untuk menjaga agar konsep drive thru berjalan lancar.
“Seyogyanya pernikahan dengan konsep drive thru menjadi alternatif terbaik untuk melangsungkan acara resepsi pernikahan. Dengan drive thru tidak terjadi kerumunan dan tamu undangan tidak terbatas,” tutupnya. (adv/kls)