Ketua DPRD Soroti Realisasi Proyek MYC

Kutim– Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) terus mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan percepatan pembangunan infrastruktur struktur khususnya proyek pembangunan multi years contract (MYC) atau tahun jamak.

Ketua DPRD Kutim, Joni menuturkan pihaknya terus mendorong pemerintah agar realisasi program pembangunan tahun jamak bisa segera terlaksana. Sebab diakui, untuk alokasi APBD-P belum bisa terlaksana mengingat terpacu dengan waktu.

“Prinsipnya kami anggota DPRD kami mendukung agar proyek tahun jamak bisa terlaksana. Jadi isu kami menolak itu tidak benar. Bahkan hasil konsultasi kami ke Kemendagri terkait skema apakah bisa tahun atau per dua tahun,” bebernya.

Sehingga progesnya akan tetap berjalan. Hanya saja teknisnya harus menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif. Kalaupun tidak bisa berjalan di APBD-P namun harapan bisa berjalan pada 2023 mendatang.

“Anggarannya tetap ada. Kalau semisal jadi silva akhir tahun masih bisa dipergunakan tahun selanjutnya,” ulasnya.

Senada, Anggota komisi B DPRD Kutim, Fais Rahman menuturkan bahwa pihaknya telah menjabarkan rincian jumlah alokasi anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami kenaikan signifikan di APBD-P 2022 tahun ini.

“Kami berharap agar besaran anggaran yang telah ada bisa terserap dengan baik tanpa ada proyek yang mangkrak akibat waktu yang terbatas di akhir tahun,” bebernya.

Pihaknya, menilai bahwa program tahun jamak agar bisa di skemakan dengan satu tahun pengerjaan. Sehingga tidak ada hambatan pengerjaan. Sebab jika terlaksana akhir tahun tentu tidak akan maksimal.

“Kami tidak ada persoalan dengan skema pengerjaan karena tim teknisnya di OPD. Cuma kami minta agar pelaksanaan tidak molor hingga harus berpacu dengan waktu,” tukasnya. (adv/kls)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *