DOB Sangkulirang Terkendala Jumlah Penduduk
DOB Sangkulirang Terkendala Jumlah Penduduk
SANGATTA- Rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sangkulirang, masih terkendala jumlah penduduk meski sebelumnya gaung DOB Kabupaten Sangkulirang sudah pernah dikumandangkan namun hingga saat ini hal tersebut belum dapat direalisasikan.
Bahkan penyampaian kajian awal dari tim kajian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Mulawarman memaparkan terkait permasalahan serta kendala yang dihadapi pembentukan DOB Sangkulirang.
Ketua Tim Kajian Muhammad Nur, menjelaskan hasil kajian awal terkait rencana pemekaran Kecamatan Sangkulirang menjadi kabupaten.
Menurutnya upaya pemekaran memiliki target pendekatkan pelayanan, peningkatkan public service dan menyambut Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Diakui pihaknya sudah melakukan kajian selama kurang lebih tiga bulan yang diperlukan untuk menjadikan Sangkulirang sebuah Kabupaten. Menurutnya, syarat- syarat menjadikan Sangkulirang menjadi DOB sudah memenuhi kriteria disamping beberapa hal yang perlu dibenahi.
“Namun untuk sebuah pemekaran kabupaten baru, Sangkulirang masih terkendala jumlah penduduk yang belum ideal untuk sebuah kabupaten baru,” terang M Nur.
Selain itu, dalam upaya mendekatkan pelayanan dan kesejahteraan serta memperlancar aksesibilitas tentu menjadi satu landasan pemekaran Kecamatan Sangkulirang menjadi sebuah kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutim Ismunandar mengatakan pemekaran Kabupaten Kutim selama ini terus diupayakan Pemkab Kutim.
Untuk lebih mensejahterakan masyarakat, dengan pelayanan yang lebih mudah dijangkau dan peningkatan infrastruktur dasar yang lebih memadai.
“DOB Kutai Utara, sudah kita usulkan dan saat ini sudah masuk dalam daftar tunggu. Tinggal waktu saja.
Bahkan saat mendorong untuk berdirinya Kutara, Pemkab Kutim siap mengalokasikan anggarannya Rp 300 miliar sebagai dana sapihan, untuk membantu pembangunan di Kabupaten Kutara, sebagai daerah baru,” ujar Ismunandar.
Tentu kendala kependudukan pada DOB Sangkulirang Ismu optimis bisa terpenuhi sebab di Sangkulirang akan ada investasi besar di KEK Maloy yang tentu berimbas pada pertambahan jumlah penduduk nantinya.
“Investasi KEK Maloy ada 12 grup perusahaan. Angkatan kerja juga pasti meningkat. Dengan begitu penduduk pun bertambah. Belum ditambah sampingannya,” jelasnya. (*)