Pengurus YPTAIS Dikukuhkan, Mustajib Daroini Jabat Ketua

Kutai Timur- Pengukuhan pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Agama Islam Sangatta (YPTAIS) periode 2025-2030 oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman yang berlangsung di Gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta pada Sabtu (20/12/2025).
Turut hadir sejumlah tamu undangan, salah satunya perwakilan PT Kaltim Prima Coal (PT KPC), perwakilan STIPER, Rektor STIE, Forkopimda dan beberapa tokoh penting lainnya.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, kepengurusan YPTAIS yang telah dikukuhkan setelah habis kepengurusan sebelumnya. Bupati mengulas terkait beberapa aset milik Pemkab Kutim yang menjadi sorotan.
“Dengan segala persoalan yang dihadapi tentu saya tidak ingin mencabut niat baik pendiri pemerintahan awal Kutim di mana saat itu ingin membangun kampus,” jelas dia.
Sehingga semua pembiayaan ditanggung oleh pemerintah daerah (Pemda) atau gratis SPP. Termasuk segala operasional kampus tidak ada dibebankan ke yayasan.
“Jadi hal itu perlu di apresiasi karena gagasan masih berjalan hingga saat ini. Tinggal melanjutkan dan terus melakukan pembenahan,” jelasnya.
Sehingga ke depan bakal ada kajian terkait peningkatan status baik jadi institut maupun universitas. Namun hingga saat ini tim yang telah ditunjuk masih proses pengkajian.
“Kami menginginkan agar segera terbentuk universitas. Meskipun ada beberapa tahap yang harus ditempuh,” jelasnya.
Sementara, Ketua YPTAIS, Mustajib Daroini menyampaikan, ke depan pihaknya akan melakukan pembenahan struktural dengan melakukan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Ke depan akan bersinergi antara semua pihak. Sehingga peran yayasan dengan civitas akademik dalam capaian baik akreditasi,” jelasnya.
Sehingga ke depan tidak dipungkiri STAI Sangatta berpeluang membuka program Pascasarjana (S2). Dengan memiliki bekal tenaga pendidik (Dosen) yang mumpuni.
“Kita memiliki sekitar 41 dosen tetap dan 10 dosen menyandang gelar doktor. Dengan bekal itulah kita memiliki peluang dan memenuhi syarat,” jelasnya.
Selain itu, saat ini STAI Sangatta juga memiliki program pembinaan Tahfiz mahasiswa hafiz dan hafizah yang jumlahnya kisaran puluhan orang.
“Tinggal ke depan akan melakukan pembinaan dengan melakukan pembangunan gedung asrama untuk belajar secara intens,” jelasnya. (*)


