Distan Terus Maksimalkan Program Vaksinasi PMK

Kutim– Wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sempat masuk zona kuning penyakit Kuku dan Mulut (PMK) meskipun di Kutim belum terdeteksi virus tersebut.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kutim, Dyah Ratnaningrum menuturkan untuk mengatasi PMK akan terus menggenjot vaksinasi hingga ke Kecamatan.

“Kami sudah tersedia stok 5 Ribu vaksin yang siap disuntikan ke hewan ternak khususnya sapi,” beber Dyah.

Ia menyebutkan dari ribuan dosis vaksin yang ada akan menargetkan tuntas untuk disuntikkan baik vaksin pertama hingga booster.

“Ya kalau terkait stok vaksin masih terbilang kurang. Karena saat ini masih fokus untuk untuk sapi saja,” ulasnya.

Namun pihaknya tetap mengupayakan agar dapat kiriman dari pusat setelah stok vaksin yang ada habis.

“Kalau habis maka kami bisa minta lagi stok,” imbuhnya.

Dampak adanya wabah PMK ini ternyata juga berimbas pada pengadaan ratusan bibit sapi. Sehingga untuk tahun 2022 ini dipastikan sudah tidak mungkin dilakukan.

Bahkan, hewan piaraan lainnya, yang berkuku belah, yang juga rentan dengan PMK, dipastikan tidak akan ada pengadaan bibit. Baik itu sapi, kambing maupun babi. tidak ada pengadaan bibit. Karena alokasi anggaran semua dialihkan di program lain.

“Hanya melihat kondisi dan situasi jika sudah memungkinkan tahun berikutnya akan kami masukan usulannya,” tutupnya. (adv/kls)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *