Dinkes Gelar Seminar Remaja Cerdas Bebas Penyakit HIV/AIDS

Kutim- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) telah tingkatkan pengetahuan terkait penyakit menular HIV dan AIDS terhadap masyarakat usia remaja. Pasalnya kenakalan remaja menjadi penyumbang kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kutim, M. Yusuf menuturkan bahwa remaja masa kini sudah banyak memahami terkait pendidikan reproduksi sehingga seharusnya sudah memiliki bekal terkait Penyakit Menular Seksual.

Namun pada praktiknya di lapangan akan sangat berbeda, mengingat HIV bisa ditularkan juga melalui jarum suntik bekas pakai.

“Sebenarnya kami target mengeliminasi penularan HIV di tahun 2023 mendatang agar Kutim bisa nol penularan baru,” sebutnya.

Pihaknya juga mengimbau agar penderita HIV atau AIDS agar tidak perlu malu menerima pengobatan meskipun tidak bisa disembuhkan 100 persen.

Pasalnya, masih bisa beraktifitas seperti layaknya masyarakat pada umumnya. Termasuk bekerja dan memiliki keluarga.

“Terpenting adalah rutin menjalankan pengobatan meski tidak bisa disembuhkan,” bebernya.

Pihaknya akan bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) untuk meningkatkan sosialisasi penyakit menular HIV dan AIDS terhadap masyarakat usia remaja.

Menurutnya, kasus lama ada sekitar 500 orang, di antaranya ada remaja usia 14-20 tahun.

“Kutim sudah terdapat 169 orang usia remaja yang terpapar,” sebutnya. (adv/kls)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *